Site Loader

Kanker kulit merupakan jenis kanker yang muncul di jaringan kulit. Penyakit ini ditandai perubahan pada kulit, seperti munculnya bercak, benjolan, atau tahi lalat dengan ukuran dan bentuk yang tidak biasa. Menurut laman Hello Sehat, pengertian kanker kulit adalah penyakit kulit yang diakibatkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Penyakit ini terjadi ketika kerusakan DNA pada sel kulit memicu mutasi, sehingga sel kulit berkembang biak dengan cepat dan membentuk tumor ganas. 

Mengurangi risiko kanker kulit bisa dengan membatasi paparan radiasi ultraviolet, radiasi ultraviolet dapat merusak sel kulit sehingga membuatnya menjadi cikal bakal kanker. Memeriksa kulit dan peka terhadap perubahan yang mencurigakan bisa mendeteksi penyakit di stadium awal. Deteksi yang satu ini memberi peluang besar untuk sembuh dari penyakit ini. 

Dilansir dari laman Alo Dokter, kanker kulit diduga diakibatkan oleh paparan sinar ultraviolet dari matahari. Sinar ultraviolet ini bisa menyebabkan rusaknya sel kulit, sehingga menimbulkan kanker kulit. 

Kanker kulit ada tiga jenis yang sering terjadi, yaitu:

  1. Melanoma, kanker yang berasal dari melanosit atau sel penghasil pigmen. 
  2. Karsinoma sel skuamosa, kanker yang berasal dari epidermis terluar dan bagian tengah dari sel. 
  3. Karsinoma sel basal, kanker yang berasal di bagian terdalam dari epidermis.

Kanker melanoma jarang terjadi dibandingkan karsinoma sel skuamosa dan karsinoma sel basal, tetapi sangat berbahaya. 

Bukan hanya itu, kanker yang satu ini memiliki beberapa faktor risiko, yaitu:

Faktor Internal.

  • Riwayat kesehatan.
  • Kulit putih.
  • Tahi lalat.
  • Solar keratosis.
  • Sistem kekebalan tubuh rendah.

Faktor Eksternal.

  • Paparan bahan kimia.
  • Paparan radiasi.
  • Paparan sinar matahari.

Gejala penyakit tersebut umumnya timbul pada bagian tubuh yang selalu terpapar sinar matahari, seperti kulit leher, kepala, telinga, wajah, tungkai, atau lengan. Namun, kanker ini juga bisa terjadi di bagian tubuh yang jarang terkena matahari, seperti telapak kaki, tangan, dan area kelamin. Ada banyak jenis pengobatan untuk kanker ini, seperti krioterapi, krim untuk kanker, kuretase, operasi, radioterapi, kemoterapi, dan terapi biologis.

Penyakit satu ini menyerang siapa saja, dari semua warna kulit. Namun, tidak perlu khawatir, masalah kondisi ini bisa dikendalikan dengan mengurangi faktor risiko. Sel kanker biasanya mulai muncul di lapisan kulit atas. 

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter akan memeriksa tampilan luarnya. Bukan hanya itu, dokter pun menanyakan riwayat kesehatan pasien dan keluarga terutama yang pernah mengalami penyakit yang sama. Kemudian dokter akan melakukan berbagai tes untuk mengonfirmasi diagnosis penyakit tersebut.

Ketika dokter curiga bahwa perubahan pada kulit yaitu kanker, biasanya dokter akan melakukan tes biopsi. Tes yang satu ini dilakukan dengan mengambil kulit yang terlihat mencurigakan untuk diuji di laboratorium. Biopsi bisa menentukan apakah pasien terkena penyakit ini atau tidak. Untuk pengobatannya dokter akan melakukan kombinasi dari berbagai perawatan untuk membantu menyembuhkan penyakit ini. Namun, pada dasarnya kanker ini diobati sesuai dengan tingkat keparahannya. 

Perlu diketahui, bahwa tidak semua perubahan kulit diakibatkan kanker kulit. Akan tetapi, pemeriksaan penyakit yang satu ini penting dilakukan untuk mendeteksi kanker secara dini. Kulit yaitu area terluar dan pelindung tubuh. Maka dari itu, jagalah kesehatan kulit. Salah satu caranya adalah dengan mengoleskan tabir surya setiap kali ingin ke luar rumah. Jika penjelasan di atas masih belum Anda mengerti, tanyakan langsung pada dokter untuk mendapatkan penjelasan dan solusi terbaik.

eddye

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *